Desy Anugrah Sri Lestari

Klaten,14 Desember 1994

1

Diposting oleh dezt141294

Aku masih duduk termenung sendiri. Aku sedang berpikir. Tidak. Aku tidak sedang berpikir. Tapi aku sedang merenung dan meratapi nasib. Aku tahu tidak seharusnya meratapi nasib. Karena nasib harus dijalani. Bukan diratapi.
Tapi, sampai saat ini, Tuhan belum berkenan mempertemukanku dengannya. Setidaknya, izinkan aku untuk melihat wajahnya. Melihat senyumnya yang sudah lama tak kulihat itu. Aku tahu itu semua percuma. Karena itu hanya akan menyakiti diriku sendiri.
Mungkin aku memang bodoh. Mau menanti sesuatu yang sudah jelas tidak mungkin menjadi milikku. Tapi, terkadang aku percaya bahwa keajaiban itu ada. Dan aku juga percaya bahwa Tuhan Maha Adil. Dan tidak ada yang sia-sia di mata-Nya.